11 september

Havel,

Melesak kian dalam ke rahim September, The House of the Spirits samar-samar teringat lagi. Beberapa tahun silam, sebuah stasiun televisi memutar film yang diangkat dari novel Isabel Allende itu. Di sana, ada Antonio Banderas, menjadi pemuda miskin dan eksponen golongan sosialis, yang menjalin cinta dengan Winona Ryder, yang diplot sebagai puteri seorang tuan tanah. Ayah Ryder, diperankan Jeremy Irons, berang saat mengetahuinya.

Di tengah itu semua, gempa politik melanda. Partai sosialis memenangi pemilu. Segera mereka menggelar program-program populis. Tapi, ada sejumlah pihak yang kepentingannya teriris. Militer kemudian merasa punya pembenaran untuk merebut kekuasaan. Kaum kiri dikejar, demikian pula Banderas dan Ryder.

Ini mirip pengalaman Salvador Allende. Allende? Salvador adalah paman Isabel. Ia terpilih menjadi presiden secara demokratis. Tapi, Jenderal Augusto Pinochet melakukan kudeta. Ajal menjemput Salvador. Ada yang bilang dia dieksekusi, sebagian menyatakan dia bunuh diri. (Dan, banyak orang percaya, Amerika Serikat berada di belakang gerakan ini)

Dengan tangan baja, Pinochet memimpin negeri bernama Chile itu selama 17 tahun. Oposisi dibungkam, ribuan orang hilang. Seusai dia turun, investigasi atas kejahatan-kejahatan rezimnya dijalankan. National Commission on Political Imprisonment and Torture. Dari wawancara dengan 35 ribu mantan tahanan politik diketahui: mereka disetrum, dipukuli, disundut rokok dan…dipaksa menelan tinja serta air kemih sendiri.

The House of the Spirits sendiri bukan sekadar cerita politik. Ini ikhtiar mendedahkan carut marut perjalanan sebuah keluarga, nun di satu negeri di Amerika Selatan, dari 1920-an sampai awal 1970-an: obsesi tentang kemakmuran, riwayat cinta, derita psikologis, dan rentannya relasi sosial. Semua berjalin berkelindan, berujung pada kegetiran. Di bagian awal karya sineas Bille August ini, tokoh yang diperankan Ryder berujar, “Everything happens so fast that we don’t have time to understand events.”

Lantas, apa hubungan segenap noktah ini dengan September? Salvador Allende dimakzulkan pada 11 September 1973—ya, pada 11 September juga para durjana menabrakkan pesawat ke menara WTC di New York. (Rasanya baru kemarin bangunan itu runtuh dan ribuan orang mati. Eh, pekan depan, lima tahun tragedi itu diperingati.)

Advertisements
11 september

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s