imelda

Havel dan Kafka,

Bahwa kekayaan dan kekuasaan bisa memancing senyum getir, becerminlah kepada Imelda Romualdez.

Ketika suaminya, Ferdinand Marcos, berkuasa di Filipina, Imelda adalah kolektor barang-barang mewah: apartemen, perhiasan, sepatu, pakaian, lukisan, dan…apa saja yang memikat matanya.

Sepanjang kurun 1975 sampai 1981, ia menjadi konsumen perhiasan paling fenomenal sejagat. Duitnya sanggup membuat gerai-gerai perhiasan buka sampai pukul 4 subuh. Maklum, seusai pesta semalam suntuk, Imelda kerap berkunjung bersama para kolega.

Namun, sesungguhnya Imelda tak terlampau hirau juga perihal gengsi. Ia senantiasa menuntut potongan harga ke galeri-galeri seni di AS. Tapi, pihak pengelola galeri tak hilang trik. Mereka sontak mengerek naik harga 25% saat mengetahui Imelda bakal datang, lalu memberi diskon 15%. Hmm, tajir memang tak identik dengan pintar, bukan?!

Sampai kejayaan Ferdinand berakhir pada 1986, Imelda telah menghabiskan 40 juta dolar AS di galeri, untuk karya-karya yang sebagian besar merupakan barang palsu atau bernilai seni rendah. Sterling Seagrave, dalam The Marcos Dynasty, menulis, “…seharusnya ia cukup mengeluarkan 20 juta dolar AS jika mendapat pengarahan yang benar.”

(Aku menemukan terjemahan buku itu, Jumat siang, di emperan Kwitang. Alih-alih tema, nama Seagrave lebih membetot atensiku, mula-mula. Karyanya Lords of the Rim: The Invisible Empire of Overseas Chinese lebih dulu menghuni perpustakaan kita.)

Soal dikerjain, ada yang lebih menerbitkan kasihan. Fernando Lopez, sang wakil presiden yang belakangan justru menjadi seteru Marcos, pernah mengundang Imelda ke pesta megah di Mindanao. Sang tuan rumah ternyata telah merancang rencana. Toliet perempuan dipasangi kaca satu arah: orang di luar bisa melihat ke dalam, yang di dalam tak dapat menjenguk ke luar.

Kala Imelda kebelet untuk berkemih, Lopez menggamit sejumlah tamu pria. Mereka menahan nafas saat menyaksikan Ibu Negara pipis. Bukan hanya itu. Kamera juga bekerja. Hasil cetakannya disebarkan. Oh…

Advertisements
imelda

3 thoughts on “imelda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s