mukti

Baru empat lagu, air tiba-tiba tercurah deras dari langit di atas Omah Sendok. Di saat jeda itu saya menghampirinya. Kami bersalaman. “Awak beuki subur, yeuh,” kata Mukti-mukti. Di bahunya, tersandang gitar kecil berbodi unik.

Saya hanya tertawa. Saya melirik, perutnya juga tak seramping dulu. Belasan tahun silam, saya pernah “singgah” sebentar di lingkungan mahasiswa yang gemar berteater, menekuni sastra, dan menggauli film. Mukti sering muncul di sekretariat kelompok itu. “Girok…Girok..” ujarnya. Girok = bagi rokok. Maksudnya, ia kehabisan rokok dan berharap ada teman-teman yang memberi.

“Terima kasih, hujan,” ujar Mukti sebelum melanjutkan konser, di bagian lain kafe itu yang terlindung, tanpa sound system. Bersama empat rekannya. Nyaris tak berjarak dengan penonton.

Tak banyak hadirin, mungkin tak sampai seratus orang. Mukti memang bukan Ariel Peterpan atau Charly ST12. Tapi, Mukti punya jejak tersendiri, terutama di lingkungan aktivis mahasiswa Bandung era 1990-an. Ia kerap tampil di aksi-aksi demonstrasi, dengan menyanyi. Ia juga intim dengan kalangan petani yang nestapa oleh derap pembangunan.

Ia tak mencari uang dari musik. Puluhan lagu baladanya beredar secara terbatas di sejumlah teman dan belakangan bisa dikopi dengan lekas dan gampang berkat kemajuan teknologi–dikopi secara ilegal tentu saja….ha..ha…

Selain piawai sebagai penyemangat demonstrasi, Mukti mahir pula mengemas cinta dalam nyanyi. Tidak dengan merintih ala penyanyi pujaan para alay itu–untuk urusan lirik, sejumlah penyair juga memasok rangkaian kata-kata untuknya. Beberapa teman pernah menjadikan lagu-lagunya sebagai “persembahan” buat sang pujaan hati.

Setelah 14 atau 15 lagu, konser usai. Malam masih muda. Hujan telah reda. Dalam perjalanan pulang, istri saya memutar Kembang Padang Ilalang yang disimpannya di telepon genggam.

Kembang padang ilalang, berayun lembut kemayu.
Kembang padang ilalang, kau rayu daku sore itu.
Di antara lembayung mega, perlahan terseduh rintik hujan.
Namun tiada hitam kelabu, hanya kabut membias malu.

Advertisements
mukti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s