lima lagu tentang anak

Anak saya dua, laki-laki semua. Kami, saya dan istri, terkadang lelah dengan kenakalan mereka. Jera? Jauh dari itu. Ah, bertahun-tahun lampau, saya bersua terjemahan kata-kata  Rabindranath Tagore: anak adalah pertanda bahwa Tuhan belum jera dengan manusia. Dan, seiring lahirnya para bocah, lagu-lagu tentang anak terus dicipta. Beberapa di antaranya terpatri di kepala.

1. Last Kiss [Wayne Cochran via Pearl Jam]

Wayne Cochran merilis lagu ini di awal 1960-an. Sejumlah artis kemudian turut menyanyikannya, termasuk Pearl Jam. Bercerita dari sudut pandang seorang ayah yang kehilangan anaknya di jalan. Sedih yang sungguh.

I held her close, I kissed her our last kiss

I found the love that I knew I would miss

But now she’s gone, even though I hold her tight

I lost my love, my life that night.”

http://www.youtube.com/watch?v=QfD_Y10yZTY

2. Nak [Iwan Fals]

Ini lagu dari masa remaja. Makin lekat di kepala ketika  saya mesti  meninggalkan rumah untuk sekolah di Bandung. Kendati beraroma “terlalu lelaki,”  lagu ini (justru?) gampang menggetarkan perasaan.

Jauh jalan yang harus kau tempuh

Mungkin samar bahkan mungkin gelap

Tajam kerikil setiap saat menunggu

Engkau lewat dengan kaki tak bersepatu

Duduk sini, Nak, dekat pada bapak

Jangan kau ganggu ibumu

Turunlah lekas dari pangkuannya

Engkau lelaki kelak sendiri

http://www.youtube.com/watch?v=HhABoNk7bw8

3. Born In The 50’s [The Police]

Ada banyak lagu soal perang antargenerasi, soal pertikaian antara “orangtua” dan anak.” Ini salah satu lagu yang paling terang-terangan, agaknya. Saya menemukan liriknya di pledoi Enin Supriyanto, salah satu mahasiswa ITB yang dipenjara akibat “Peristiwa 5 Agustus.”  Lalu, saya baru cari lagunya.

You don’t understand us

 So don’t reprimand us

 We’re taking the future

 We don’t need no teacher

 Born, born in the fifties

http://www.youtube.com/watch?v=mkKt6zz6mws

4. Deborah [Jon Anderson dan Vangelis]

Jon Anderson menulis lirik dan menyanyikan Deborah. Anak Jon memang bernama Deborah–kelak juga menjadi penyanyi. Suasana yang dibangun musik dan liriknya mudah membikin dada sesak, mata berkabut.

I read your letter

I got it just the other day

You seem so happy

So funny how time melts away

It’s such a pleasure

To see you growing

And how you’re sending your love

Thru’ the air today

http://www.youtube.com/watch?v=Gct1g7NnwYY

5. Hey Jude [The Beatles]

Perceraian selalu menyakitkan buat para “stakeholders,” termasuk anak–meski mungkin merupakan jalan terbaik. Paul McCartney menulis Hey Jude untuk Julian yang sedang dirundung muram usai orangtuanya, John Lennon dan Cynthia Powell, berpisah.

And anytime you feel the pain, Hey Jude, refrain

Don’t carry the world upon your shoulders

For well you know that it’s a fool who plays it cool

By making his world a little colder

Da da da da da

da da da da

http://www.youtube.com/watch?v=eDdI7GhZSQA

Advertisements
lima lagu tentang anak

One thought on “lima lagu tentang anak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s