saya dan skripsi itu

“…saya mahasiswa jurusan jurnalistik fikom unpad dan saya sedang mengerjakan skripsi tentang jakartabeat.net dan mas yus merupakan salah satu narasumber untuk skripsi saya. Maaf sebelumnya saya tidak bisa wawancara secara langsung melainkan hanya bisa via email, apakah mas yus tidak berkeberatan…”

Itu petikan pesan yang masuk ke inbox Facebook saya. Beberapa hari kemudian, daftar pertanyaan tersebut nongol. Saya sama sekali tak berkeberatan membantu. Ini mestinya bukan skripsi biasa. Ia terlihat mencoba keluar dari kelaziman meneliti media-media arus utama.

Saya bukan pendiri Jakartabeat.net. Philips Vermonte dan Taufiq Rahman yang membangun situs tersebut pada awal 2009. Saya mengenal Philips sejak awal 1990-an di UNPAD. Ia adalah tokoh mahasiswa (ini serius!), sementara saya makhluk kampus biasa. Perihal Taufiq, saya baru bertemu secara fisik dengannya tahun lalu. Ia pintar…dan ramah, tak sesinis tulisan-tulisannya…ha..ha…Keduanya narasumber utama di penelitian ini.

Saya hanya kontributor situs itu—sama seperti puluhan teman lain. Sebagian dari mereka adalah para penulis musik yang oke. Jakartabeat.net, meski mengupas hal-hal lain, lebih dikenal karena dedikasinya untuk penyebarluasan informasi dan ide tentang musik. Terutama, musik non-mainstream.

Musik bukan “wilayah garapan” saya. Awam. Saya menulis hal-hal di luarnya. Hanya dua kali menulis soal musik, yaitu tentang Leo Kristi dan John Lennon. Itu pun lebih berbau biografis ketimbang tilikan ke musiknya sendiri. Dilihat dari titik ini, saya jauh dari penting.

O, iya, beberapa kali, Philips bercerita soal mimpi-mimpinya tentang Jakartabeat.net. Ia saat itu masih di Amerika Serikat untuk urusan Ph.D-nya. Kami berbincang-bincang via chat room. Jika senggang, tengok tautan ini untuk mengetahui (sebagian) mimpi pria setengah baya-beranak tiga tersebut.

Kelak, saya diminta Philips untuk memilih tulisan-tulisan “terbaik” Jakartabeat.net periode 2009-2010. Saya lupa pertimbangan dia memilih saya. Mungkin juga hanya lontaran canda, yang notabene merupakan 66,666% materi percakapan kami selama ini.

Terbitlah “Like This.” Judul ini ide dari dia. Usulan saya terusir dari gelanggang dengan sukses. Saya mengajukan ini: “With Twilight as My Guide.” Dicomot dari judul lagu Mars Volta yang ulasannya juga masuk buku. Biar fair, tak satu pun tulisan saya dicemplungin ke antologi tersebut

Sejak beberapa bulan silam, saya belum menyumbang tulisan lagi buat Jakartabeat.net. Satu-dua kerjaan pribadi membuat saya susah melakukan hal itu (mudah-mudahan masuk akal alasan ini…he…he…). Mungkin setelah Juli nanti saya akan coba bikin lagi.

Oke, saya akan berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan adik kelas itu. Saya baca proposal skripsinya: “Melihat kesuksesan serta eksistensi Jakartabeat.net ini peneliti tertarik untuk mendeskripsikan lagi terkait SWOT yang dimiliki oleh Jakartabeat.net untuk tetap bisa bertahan menjadi media alternatif.  Untuk itu peneliti menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dalam rangka menggambarkan kedua faktor internal yaitu kekuatan (S) dan kelemahan (W) serta kedua faktor internal, yaitu peluang (O) dan ancaman (T).

Ikhtiar menyempal dari yang “rutin” ini tentu layak dibantu. Semampu saya. Semoga.

Advertisements
saya dan skripsi itu

6 thoughts on “saya dan skripsi itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s